Senin, 03 November 2014

Bank Rakyat Indonesia



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Bank merupakan lembaga penghimpun dana dari masyarakat dan penyalur kembali dana tersebut kepada masyarakat dalam bentuk pinjaman serta pelaksana kegiatan jasa keuangan lainnya. Jenis bank dibedakan menjadi dua, yaitu Bank Sentral dan Bank Umum. Bank Sentral bertugas mengatur otoritas moneter dalam suatu negara, sementara Bank Umum bertugas dalam penciptaan uang giral.
Di Indonesia banyak berdiri bank umum, baik itu bank umum milik pemerintah maupun milik swasta. Salah satu dari sekian banyak bank umum yang berdiri adalah Bank Rakyat Indonesia.
Bank Rakyat Indonesia merupakan bank umum milik pemerintah yang didirikan sejak tahun 1895. Seiring dengan perkembangan dunia perbankan Indonesia, Bank Rakyat Indonesia pun berkembang semakin pesat. Bank Rakyat Indonesia pun telah tersebar diseluruh pelosok Indonesia. Selain tersebar di seluruh pelosok Indonesia, Bank Rakyat Indonesia pun memiliki perwakilan di luar negeri, seperti Kantor Perwakilan Hongkong.

B.     Rumusan Masalah
1.      Bagaimana sejarah berdirinya Bank Rakyat Indonesia?
2.      Bagaimana struktur organisasi Bank Rakyat Indonesia?
3.      Apa visi dan misi Bank Rakyat Indonesia?
4.      Apa yang dimaksud dengan teras Bank Rakyat Indonesia?
5.      Apa saja produk yang dimiliki oleh Bank Rakyat Indonesia?


C.     Tujuan
1.      Menjelaskan sejarah berdirinya Bank Rakyat Indonesia
2.      Menjelaskan struktur organisasi Bank Rakyat Indonesia
3.      Menjelaskan visi dan misi dari Bank Rakyat Indonesia
4.      Menjelaskan apa yang dimaksud dengan teras Bank Rakyat Indonesia
5.      Menjelaskan produk yang dimiliki oleh Bank Rakyat Indonesia
6.      Menjelaskan penghargaan yang telah diterima oleh Bank Rakyat Indonesia

D.    Manfaat
·         Lebih mengenal dan mengetahui tentang Bank Rakyat Indonesia
·         Bagi para calon nasabah yang ingin menginvestasikan uangnya di Bank BRI bisa menjadi acuan atau pedoman
·         Menambah wawasan bagi para pembaca baik di lingkungan akademis ataupun non akademis.









\




BAB II
PEMBAHASAN

1.      Sejarah berdirinya Bank Rakyat Indonesia

Bank Rakyat Indonesia atau biasa disingkat BRI adalah salah satu bank milik pemerintah yang terbesar di Indonesia. Bank Rakyat Indonesia didirikan pada 16 Desember 1895 di Purwokerto, Jawa Tengah. Tanggal tersebut dijadikan hari jadi Bank Rakyat Indonesia. Bank Rakyat Indonesia didirikan oleh Raden Aria Wirjaatmadja.
Semula, bank ini bernama Hulpen Spaarbank der Inlandsche Bestuurs Ambtenaren atau Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi yang berkebangsaan Indonesia (pribumi). Setelah masa kemerdekaan, bank ini menjadi bank pertama milik pemerintah. Hal itu dikuatkan dengan keluarnya Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 1946 Pasal 1 yang menerangkan bahwa bank yang didirikan oleh Raden Aria Wirjaatmadja ini menjadi bank milik pemerintah.
Tahun 1948, terjadi perang kemerdekaan yang mengakibatkan kegiatan Bank Rakyat Indonesia  terhenti dan mulai aktif kembali beroperasi setelah Perjanjian Renville pada 1949. Beroperasinya kembali bank ini diikuti dengan perubahan nama menjadi Bank Rakyat Indonesia Serikat. Pada waktu itu, melalui Perpu Nomor 41 Tahun 1960, dibentuk Bank Koperasi Tani dan Nelayan (BKTN) yang merupakan peleburan dari BRI, Bank Tani Nelayan, dan  Nederlandsche Maatschappij (NHM).
Kemudian, berdasarkan Penetapan Presiden (Penpres) Nomor 9 Tahun 1965, BKTN diintegrasikan ke dalam Bank Indonesia dengan nama Bank Indonesia Urusan Koperasi Tani dan Nelayan. Setelah berjalan selama satu bulan, keluarlah Penpres Nomor 17 Tahun 1965 mengenai pembentukan Bank tunggal dengan nama Bank Negara Indonesia. Dalam ketentuan baru itu, Bank Indonesia Urusan Koperasi, Tani dan Nelayan (eks BKTN) disatukan dengan nama Bank Negara Indonesia unit II bidang Rural.
NHM menjadi Bank Negara Indonesia unit bidang Ekspor Impor (Exim). Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1967 mengenai Undang-Undang Pokok Perbankan dan Undang-undang No. 13 tahun 1968 mengenai Undang-Undang Bank Sentral, fungsi Bank Indonesia kembali menjadi Bank Sentral dan Bank Negara Indonesia Unit II Bidang Rular dan Ekspor Impor dipisahkan masing-masing menjadi dua bank, yaitu Bank Rakyat Indonesia dan Bank Ekspor Impor Indonesia.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor  21 Tahun 1968, menetapkan kembali tugas-tugas pokok Bank Rakyat Indonesia sebagai bank umum. Sejak 1 Agustus 1992, berdasarkan Undang-Undang Perbankan Nomor 7 Tahun 1992 dan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 1992, status Bank Rakyat Indonesia berubah menjadi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero). Meskipun mengalami perubahan status, kepemilikan masih tetap 100 persen berada di tangan Pemerintah.[1]

·         Bidang Usaha
Sampai sekarang Bank Rakyat Indonesia (Persero) yang didirikan sejak tahun 1895 tetap konsisten memfokuskan pada pelayanan kepada masyarakat kecil,  diantaranya dengan memberikan fasilitas kredit kepada golongan pengusaha kecil. Hal ini antara lain tercermin pada perkembangan penyaluran KUK (Kredit Usaha Kecil) pada tahun 1994 sebesar Rp. 6.419,8 milyar yang meningkat menjadi Rp. 8.231,1 milyar pada tahun 1995 dan pada tahun 1999 sampai dengan bulan September sebesar Rp. 20.466 milyar.
Sepanjang kuartal pertama tahun ini perseroan kembali berhasil mencatatkan laba bersih yang positif sebesar Rp5,01 triliun. Nilai tersebut tumbuh 18,76% lebih tinggi dari periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara kredit BRI tumbuh 27,6% (YoY) dengantotalpenyalurankreditmencapai Rp361,26 triliun. Kredit UMKM mencatatkan pertumbuhan tertinggi dengan22,3%, naikdibandingkuartalpertama tahun lalu sebesar 16,12%. Dengan pertumbuhan tersebut, segmen mikro menjadi kontributor terbesar dalam portofolio kredit sebesar 31,07%.

Sementara itu kualitas kredit bermasalah (NPL) membaik dengan pengurangan dari 0,77% di kuartal pertama tahun lalu menjadi 0,41% di tahun ini. Di kuartal pertama ini DPK juga mencapai Rp403,1 triliun, tumbuh 19,61%. Kontribusi DPK tersebut datang dari nilai tabungan mencapai Rp173 triliun, giro Rp58 triliun, dan deposito Rp173 triliun.

Kinerja penjualan dan laba bersihnya tersebut membuat nilai laba per saham (earning per share/EPS) perseroan tercatat Rp212,02 per lembar saham. nilai tersebut naik 6,3% di kuartal pertama 2013 dibandingkan periode sama di tahun sebelumnya. Sedangkan konsensus para analis memperkirakan EPS BBRI hanya Rp199,53 per lembar saham.
Seiring dengan perkembangan dunia perbankan yang semakin pesat maka sampai saat ini Bank Rakyat Indonesia mempunyai unit kerja yang berjumlah 4.447 buah, yang terdiri dari 1 Kantor Pusat BRI, 12 Kantor Wilayah, 12 Kantor Inspeksi /SPI, 170 Kantor Cabang (dalamnegeri), 145 Kantor Cabang Pembantu, 1 Kantor Cabang Khusus, 1 New York Agency, 1 Caymand Island Agency, 1 Kantor Perwakilan Hongkong, 40 Kantor Kas Bayar, 6 Kantor Mobil Bank, 193 P.POINT, 3.705 BRI UNIT dan 357 Pos Pelayanan Desa. Pada 19 Januari 2013, BRI juga meluncurkan sistem e-Tax, yaitu layanan penerimaan pajak daerah secara online melalui layanan cash management.[2]

·         Pemegang Saham
Pemerintah  Republik Indonesia: 56,75%
Publik : 43,25%[3]


2.      Struktur Organisasi Bank Rakyat Indonesia
Manfaat struktur organisasi adalah mempermudah proses pencapaian tujuan dari suatu lembaga, dalam hal ini bank atau perusahaan pada umumnya dan PT. Bank Rakrat Indonesia. Tbk pada khususnya. Dengan adanya struktur organisasi ini dapat diketahui asal kesalahan atau penyimpangan di dalam suatu proses kegiatan.
Selain itu juga dengan adanya struktur organisasi ini dapat memberikan ketegasan dalam hal batas wewenang dan tanggung jawab kepada masing-masing pejabat atau orang yang akan ditugaskan ini maka mereka akan dapat menunaikan tugasnya dengan baik. Sesuai dengan SK No.Kep.SUU/1650/1977 tanggal 19 September 1977 mengenai pokok-pokok organisasi PT. bank Rakyat Indonesia, Tbk maka struktur organisasi PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk saat ini terdiri dari :

1.     Tingkat kepemilikan
Pada tingkatan ini kepemilikan PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk dimiliki oleh pemegang saham (RUPS).

2.     Tingkat Penetapan Arah Strategi dan Kebijakan perusahaan Pada tingkatan ini terdiri dari:
a.        Dewan Komisaris
b.        Direksi
c.        Komite Audit
d.        Dewan Pengawasan Syariah
3.     Tingkat Implementasi Operasi dan Manajemen Pada tingkatan ini terdiri dari:       
a.      Dipimpin oleh Direktur Utama/CEO (Chief Eksekutif Officer)
b.      Audit Intern
c.      Divisi Sekretariat Perusahaan

Dimana CEO membawahi:
1.       COO (Chief Operating Officer) atau Direktur Bisnis Mikro dan Ritel, terdiri dari:
       Divisi Mikro
a.       Desk IVP
b.      Divisi Bisnis Ritel
c.       Divisi Customer Banking
d.      Unit Usaha Syariah
e.       Kanwil

2.  COO atau Direktur Bisnis Menengah, terdiri dari:
a.       Divisi Agribisnis
b.      Divisi Bisnis Umum
c.       Divisi Kredit Program
d.      Kantor Cabang Khusus
e.       Kanwil

3.   COO atau Direktur Pengendalian Kredit, terdiri dari:
a.       Divisi Analisis Resiki Kredit
b.      Divisi Restruk dan Penyelesaian Kredit Bermasalah
c.       Divisi Administrasi Kredit

4.  COO atau Direktur Keuangan Internasional, terdiri dari:
a.  Divide Treasury
b.  Divisi Akuntansi Manajemen dan Keuangan
c. Divisi Administrasi dan Operasional
d. Unit Kerja Luar Negeri

5.    COO atau direktur Operasional, terdiri dari:
1.    Divisi Operasional
2.     Divisi Teknologi dan Sistem Informasi
3.    Divisi Manajemen dan Sumber Daya Manusia
4.    Divisi Logistik
5.    Divisi Pendidikan dan Pelatihan

6.     COO atau Direktur Kepatuhan, terdiri dari:
1.      Divisi Kepatuhan dan Manajemen Resiko
2.      Divisi Renstra
3.    Divisi Hukum

Dan adapun struktur organisasi PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk Unit Parung saat ini
terdiri dari:
a.       Kepala BRI Unit/Pimpinan BRI Unit
Adalah petugas bank yang diberi tanggung jawab dan wewenang untuk memimpin atau mengelola usaha suatu BRI Unit.
b.      Mantri BRI Unit
Adalah petugas BRI Unit yang diberi tangung jawab dan wewenang dalam melaksanakan tugas-tugas lapangan atau kunjungan untuk kegiatan penjaman, simpanan dan jasa bank lainnya.

3.      Teller BRI Unit
Adalah petugas BRI Unit yang berwenang mengelola kas dan berfungsi sebagai Deskman, sebagai Kasir yang juga mempunyai wewenang fiat bayar.

4.      Deskman/Pembukuan
Adalah petugas BRI Unit yang berwenang melakukan administrasi pembukuan dan berfungsi pula sebagai berikut:
a.      Petugas yang berwenang melayani transaksi dan aplikasi.
b.      Petugas yang berwenang melaksanakan posting transaksi atau pembukuan


3.      Visi dan Misi Bank Rakyat Indonesia

Visi
Visi PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) adalah bank terkemuka dan terbuka yang selalu mengutamakan kepuasaan semua para nasabah yang ada diseluruh Indonesia agar selalu mempercayai Bank Rakyat Indonesia sebagai Bank terbaik di Indonesia ini.

Misi
·         Melakukan kegiatan perbankan yang terbaik dengan mengutamakan pelayanan kepada usaha mikro, kecil dan menengah untuk menunjang peningkatan ekonomi masyarakat.
·         Memberikan pelayanan prima kepada nasabah melalui jaringan kerja yang tersebar luas dan didukung oleh sumber daya manusia yang profesional dengan melaksanakan praktik good corporate governance.
·         Memberikan keuntungan dan manfaat yang optimal kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

VISI UNIT BRI

Visi Unit BRI adalah menjadi lembaga keuangan dengan reputasi International, tumbuh sehat melalui penyediaan jasa perbankan untuk pengusaha mikro, kecil dan menengah.

MISI UNIT BRI

1.      Memberikan layanan perbankan tanpa subsisi kepada para nasabah dengan   menawarkan produk pinjaman, simpanan dan jasa bank dengan bunga pasar yang telah ditentukan oleh pemerintah indonesia..
2.      Memberikan layanan jasa keuangan yang dibutuhkan oleh nasabah mikro.

3.      Pengertian Teras Bank Rakyat Indonesia
Keberadaan pasar, khususnya pasar-pasar tradisional merupakan salah satu indikator paling nyata dalam kegiatan ekonomi masyarakat disuatu wiliyah diseluruh Indonesia. BRI adalah Bank yang berbasis UMKM harus concern terhadap keberadaan pasar tradisional tersebut sebagai salah satu target market yang sangat profesional dan efisien.

Teras adalah nama lain dari PPD (Pos Pelayanan Desa) yang ada selama ini hanya ada sebagian kecil dipusat-pusat pasar sehingga market yang ada dan sangat potensial belum sepenuhnya tergali semua. Sehingga keberadaan PPD BRI saat ini yang merupakan operasional dari BRI Unit Induk. Beranjak dari permasalahan tersebut maka untuk meningkatkan peran BRI sebagai Bank yang yang berbasis UMKM serta untuk menggali potensi di pasar-pasar traditional, maka BRI telah mendirikan Unit Kerja Baru yang disebut “Teras BRI” yang ada di setiap pasar tradisional.

Penggunaan brand Teras BRI untuk Unit kerja baru ini dilatarbelakangi dengan adanya Teras BRI sebagai kolom advetorial edukasi perbankan di majalah Nasional Tempo dan Gatra sejak tahun 2007 hingga sekarang, dan digunakan sebagai media untuk memberikan informasi mengenai produk-produk maupun program pemasaran yang sedang berlangsung di Bank BRI.

Dibawah ini beberapa pengertian dari “Teras BRI” :
a)         Teras BRI adalah sebagai pengganti nama dari unit kerja PPD yang ada di pasar tradisional.
b)         Teras BRI beroperasi secara online dengan menginduk pada unit BRI yang ditunjuk, dengan demikian laporan keuangannya akan langsung mengupdate pada waktu dan hari yang sama di unit BRI yang telah ditunjuk.
c)          Teras BRI beroperasi secara terbatas sebagai sarana transaksi pembayaran dan penyetoran uang dan termasuk pelayanan jasa perbankan lainnya seperti transfer, payment point (PLN, Telpon, dll).
d)         Teras BRI tidak diberikan kewenangan untuk melakukan putusan kredit terhadap para nasabahnya.
e)          Teras BRI selain memberikan pelayanan perbankan kepada nasabah juga berfungsi sebgai pusat informaasi dan promosi produk serta fasilitas BRI sebagai sarana pemberitahuan kepada masyarakat yang belum tahu tentang BRI.


Strategi BRI melalui Teras BRI

Keberhasilan BRI dalam dunia perbankan di Indonesia tak lepas dari kerja keras komitmen para manajemen BRI untuk mengembangkan Unit kerja BRI seperti BRI Unit dan Teras BRI, dengan menggunakan pendekatan bisnis / komersial dan tidak lagi bergantung kepada subsidi pemerintah atau donor. Prinsip-prinsip utama yang selama ini dipegang erat oleh manajemen BRI Unit untuk bersaing dalam dunia perbankan di Indonesia adalah sebagai berikut :
1)         Simplicity, sistem yang diterapkan seperti produk, presedur, sistem akutansi serta supervisi yang di rancang sedemikian rupa sehingga menjadi sangat sederhana, efisien dan efektif.
2)         Accesibility, BRI mudah dihubungi serta selalu berada dekat ditengah-tengah masyarakat bawah khususnya yang berada didaerah pedesaan / pinggiran di seluruh Indonesia.
3)         Demand’s Driven, produk simpan-pinjam yang dirancang khusus sedemikian rupa sehingga sesuai dengan tuntutan masyarakat yang membutuhkannya.
4)         Transparancy, guna memastikan bahwa prinsip simplicity berjalan dengan benar dan lancar maka Teras BRI harus dikelola secara terbuka dan transparant oleh para manajemen BRI.
5)         Costumer Recovery, semua biaya yang terkait dengan kegiatan Teras BRI harus dapat ditutup dengan jumlah pendapatan yang diterima Teras BRI selama kegiatan berlangsung.
6)         Sustainability, Teras BRI Unit harus mampu menghasilkan laba yang lebih banyak sehingga mampu bertumbuh dan berkembang demi kelangsungan usahanya Teras BRI.
7)         Continous Training, setiap pegawai yang bekerja di dalam Teras BRI harus mendapatkan training untuk memaksimalkan kemampuan setiap karyawannya dalam rangka memberikan yang terbaik buat nasabah dan perusahaan atas kerja keras para karyawannya.
8)         Supervision, Teras BRI menjalankan suatu mekanisme prosedur sistem supervisi guna memastikan bahwa setiap karyawan telah menjalankan kegiatannya sesuai dengan pelaksanaan prinsip-prinsip perbankan yang sehat dan adil.

Ramalan BRI terhadap Teras BRI

Teras BRI merupakan salah satu Unit Kerja baru BRI yang dibuka pada tanggal 21 Agustus 2009 yang merupakan perpanjang tangan dari BRI Unit. Keberadaan Teras BRI di dunia perbankan dapat meningkatkan peran BRI sebagai BANK yang merakyat dengan masyarakat sekitar. BRI mampu meramalkan dengan adanya Teras BRI di dunia perbankan akan terus meningkatkan BRI sebagai Bank Umum yang terdepan. Hal ini terbukti dengan banyaknya nasabah yang mulai melakukan transaksi di Teras BRI berupa membuka simpanan di BRI, meminjam di BRI. Transaksi ini dilihat dari per-harinya yang mana :
Ø   Transaksi pembukaan simpanan BRI, dari awal membuka : 25 orang / hari.
Ø   Transaksi pembukaan deposito, dari awal membuka : 10 orang / hari.
Ø   Transaksi penyetoran dan penarikan tabungan dan giro, dari awal membuka : 50 orang / hari.
Ø   Transaksi pembukaan kredit baru, dari awal membuka : 5 orang / hari.

Pemilihan Lokasi Teras BRI

1.      Pasar-pasar basah yang ada di daerah pedesaan atau pinggiran.
2.      Pusat-pusat pasar traditional yaitu pasar pakaian, pasar sembako, pasar sayuran dan buah-buahan, pasar ikan, daging dan ayam, pasar burung dan pasar-pasar traditional lainnya yang ada diseluruh Indonesia.
3.      Pasar sentral kerajinan seni yang ada disetiap kota.
4.      Sentra-sentra bisnis, proyek dan sejenis lainnya yang sedang dalam proses.

Infrastruktur dan prasarana pendukung Teras BRI

a)      Gedung dan Lay Out ruangan Teras BRI yang digunakan :
·         Minimal ukuran ruangan adalah 3m x 3m.
·         Ruangan terbuka, bersahabat dan hommy, nyaman dan tentram serta welcome namun tetap memperhatikan restricted area untuk petugas teller yang siap melayani para nasabah yang ingin bertransaksi.


b)       Meja dan Kursi
Meja yang digunakan adalah meja yang berbentuk bundar atau oval, karena lebih berkesan santai dan bersahabat, tidak formal dan lebih akrab agar para nasabah bisa merasa nyaman dengan adanya Teras BRI.Sedangkan kursi yang digunakan harus dipilih yang tahan lama dan tidak mudah kotor, mengingat lokasi dan segmen bisnis ada dipasar-pasar tradisional yang selalu terlihat kotor.

c)      Papan Pengumuman
Digunakan untuk menempelkan berbagai macam berita atau infromasi dari BRI yang bisa digunakan untuk menambah pengetahuan dan mwnjadi wawasan atas kegiatan Teras BRI untuk para nasabah yang akan datang.

d)     Brosur Produk
Brosur diperlukan agar nasabah atau calon nasabah dapat memperoleh informasi singkat perihal produk-produk BRI yang akan diterangkan oleh para teller yang ada di Teras BRI.

e)      Akrilik di Dinding
Digunakan untuk menempelkan atau memajang poster-poster produk BRI dan prestasi dari kerja keras Teras BRI selama ini, dengan demikian para nasabah atau calon nasabah dapat lebih mengenal produk-produk BRI yang akan dipilih oleh para calon nasabah yang baru.

f)    Perlengkapan tambahan
Teras BRI dapat memberikan perlengkapan tambahan yang berupa makanan dan minuman sederhana seperti teh atau kopi dan makanan kecil lainnya yang dapat dihidangkan untuk para nasabah yang sedang menunggu giliran.Dengan memberikan teh atau kopi hangat serta makanan kecil, diharapkan suasana jadi bertambah lebih santai dan bersahabat dapat tercapai sehingga kesan kekeluargaan menjadi lebih terasa dalam melaksanakan kegiatan Teras BRI yang sedang berjalan.

Petugas Teras BRI

1.      Mantri

a. Tugas dan Tanggung Jawab Terhadap Teras BRI
v  Menganalisa semua permintaan pinjaman dari nasabah dan mengusulkan pinjaman kepada atasan agar yang diberikan layak dan aman bagi Bank.
v  Memperkenalkan dan memasarkan produk BRI kepada masyarakat untuk mencapai profit yang diinginkan dan bertambah lebih maksimal.
v  Melaksanakan pemberantasan tunggakan yang telah ditetapkan oleh kantor pusat dan mengusulkan langkah penanggulangannya untuk meningkatkan jangkauan pelayanan terhadap masyarakat.
v  Selalu berusaha meningkatkan pengetahuan dan keterampilan individu dalam rangka mempelancar tugas marketing yang telah ditetapkan oleh pemimpin Teras BRI
v  Melaksanakan tugas lain yang diberikan Kantor Unit dan tidak melanggar azaz pengawasan intern.
v  Mencari nasabah penyimpan potensial untuk memperkuat funding base yang ada didalam Teras BRI.
v  Menyampaikan laporan kepada kaunit apabila menjumpai penyimpangan dalam pelaksanaan BRI Unitnya untuk meminimalkan kerugian akibat penyimpangan.

b. Wewenang Terhadap Teras BRI
v  Memprakarsai permintaan pinjaman yang diajukan oleh nasabah yang ingin meminjam
v  Memproses dan mengusulkan permintaan pinjaman kepada atasan.

2. Teller

a. Tugas dan Tanggung Jawab Terhadap Teras BRI
v  Memberikan pelayanan yang baik kepada nasabah demi kepentingan BRI.
v  Memelihara citra BRI Unit untuk kepentingan BRI.
v  Pengurusan kas Teras BRI untuk pengamanan asset Bank.
v  Memastikan kelancaran dan ketepatan pelayanan setoran, pembayaran dari bank ke nasabah untuk kepentingan bisnis BRI.
v  Menyetorkan setiap kelebihan kas selama jam kerja dan menyetorkan sisa kas pada akhir hari ke kas induk untuk keamanan kas Teras BRI.
v  Memastikan keamanan dan kecocokan uang kas yang ada didalam ruang teller untuk kelancaran pelayanan nasabah.
v  Memastikan kelengkapan bukti kas tunai yang ada dalam pengawasan untuk menghindari penyimpangan kas teller.
v  Membuat registrasi kas teller untuk tertib administrasi terhadap peraturan Teras BRI.

b. Wewenang Terhadap Teras BRI
v  Memfiat pembayaran tunai, menerima setoran dari para nasabah sesuai dengan kewenangan yang ada di dalam Teras BRI.
v  Memegang kunci brankas yang telah tersedia di Teras BRI.

3. Deskman

a.       Tugas dan Tanggung Jawab Terhadap Teras BRI

v  Memberikan pelayanan yang nyaman kepada nasabah dengan menggunakan jasa perbankan di Teras BRI dengan sebaik-baiknya.
v  Memberikan pelayanan nasabah simpanan, meliputi : memberikan informasi produk BRI, membantu pengisian formulir pembukuan simpanan, entry data.
v  Memberikan pelayanan nasabah pinjaman, meliputi : memberikan informasi kupedes, membantu pengisian formulir pendaftaran kupedes, menyiapkan admisnistrasi realisasi kupedes (kwitansi dan SPH).
v  Memberikan pelayanan nasabah simpanan, meliputi : informasi saldo, informasi pinjaman, mencetak transaksi pending.
v  Memasarkan produk BRI kepada masyarakat luas untuk mencapai profit yang diinginkan oleh BRI.
v  Memelihara citra dan nama Teras BRI dimata masyarakat.
v  Menata usahakan pengarsipan bukti-bukti pembukuan yang telah terjadi selama transaksi dengan para nasabah.
v  Mengisi data agunan pada sistem yang ada di Teras BRI
v  Mengagendakan surat masuk dan surat keluar dari para nasabah ke Teras BRI untuk kepentingan tertib adminstrasi.[4]

4.      Produk yang ditawarkan oleh Bank Rakyat Indonesia

v  Jenis-Jenis Tabungan BRI

Jika Anda berniat untuk membuka tabungan, Bank Rakyat Indonesia  bisa menjadi pilihan Anda. Bank ini memiliki ragam jenis tabungan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan nasabah.
1. Tabungan BritAma
BritAma adalah jenis tabungan Bank Rakyat Indonesia  yang mempermudah nasabahnya dengan sistem Real Time Online. Anda dapat menyetorkan tabungan Anda atau mengambil uang Anda di seluruh unit bank BRI yang tersebar di seantero nusantara. BritAma juga dilengkapi dengan fasilitas berupa BritAma Prime Card.
Pemegang tabungan BritAma mendapatkan fasilitas berikut ini:
·         Automatic Fund Transfer (AFT); yaitu kemampuan untuk mentransfer sejumlah dana dari rekening BritAma Anda ke rekening simpanan lain di Bank Rakyat Indonesia  cabang mana pun, setiap tanggal yang telah Anda tentukan, dan sejumlah yang Anda tentukan secara rutin.
·         Account Sweep; yaitu fasilitas untuk memudahkan Anda mentransfer uang dari rekening satu ke rekening lainnya secara otomatis (setelah sebelumnya Anda menyetel jumlah saldo minimal atau maksimalnya). Transfer tersebut akan otomatis dilakukan jika batas saldo maksimal atau minimal terlampaui.
·         Automatic Grab Fund (AGF); yaitu kemudahan untuk mendebet uang secara otomatis oleh satu rekening dari rekening lainnya, yang sifatnya rutin atau tetap.  Kemudahan ini dapat dmanfaatkan dalam membayar angsuran pinjaman secara otomatis.
·         Asuransi kecelakaan diri; jika saldo Anda minimal Rp500.000, Anda mendapatkan hak jaminan asuransi kecelakaan diri. Nilai penanggungan asuransi ini adalah sebesar 250% dari saldo. Maksimal penanggungan adalah sebesar Rp150.000.000. asuransi ini juga bisa digunakan untuk asuransi rawat inap dan asuransi cacat tetap.
·         Akses penggunaan BRI Card dan jaringan BRI card.
·         Undian dengan hadiah miliaran rupiah.
Untuk membuka tabungan BritAma, syaratnya cukup mudah:
·         Mendatangi unit cabang BRI terdekat dengan membawa fotokopi kartu identitas dan NPWP (jika ada)
·         Mengisi formulir pendaftaran pembukaan tabungan BritAma
·         Menyetor setoran awal sebesar Rp250.000
·         Bagi non-perorangan, melampirkan Anggaran Dasar/Akte Pendirian, NPWP, izin usaha, dokumen mengenai identitas pengurus, dan surat kuasa
2. Tabungan Simpedes
Simpedes adalah jenis tabungan yang cocok bagi Anda yang bertransaksi dan menabung dalam rupiah (bukan mata uang asing). Nasabah Simpedes dapat dilayani di berbagai jenis kantor cabang Bank Rakyat Indonesia. Tidak ada pembatasan jumlah maupun frekuensi penyetoran dan penarikan uang.
Keunggulan dari tabungan Simpedes adalah jaringannya yang tersebar di seluruh Indonesia dan serta terhubung online, nasabah berpeluang memenangkan hadiah besar miliaran rupiah, nasabah mendapatkan kartu ATM BRI yang bisa digunakan sebagai kartu debit, serta proses pembukaan rekening yang praktis.
Pemegang tabungan Simpedes mendapatkan fasilitas berikut ini:
·         Automatic Fund Transfer (AFT)
·         Account Sweep
·         Automatic Grab Fund (AGF)
·         Akses penggunaan BRI Card dan jaringannya
Untuk membuka tabungan Simpedes, syaratnya cukup mudah:
·         Mengunjungi cabang BRI terdekat dengan membawa fotokopi kartu identitas diri (untuk perorangan) atau membawa dokumen identitas perusahaan, SIUP, dan Anggaran Dasar (untuk non-perorangan).
·         Mengisi formulir pendaftaran pembukaan rekening Simpedes.
3. Simpedes TKI
Sesuai namanya, jenis tabungan ini diperuntukkan bagi TKI. Tujuan diadakannya jenis tabungan ini adalah untuk memudahkan kegiatan transaksi TKI, termasuk kegiatan penyaluran dan penyimpanan gaji pada TKI.
Kelebihan jenis tabungan ini adalah setoran awal yang sedikit, yakni hanya Rp50.000 dan periode dormaint yang lebih lama sehingga (limit waktu tabungan pasif).
Untuk membuka tabungan Simpedes TKI, syaratnya cukup mudah:
·         Mendatangi kantor cabang BRI terdekat dengan melampirkan fotokopi kartu identitas diri serta surat rekomendasi PPTKIS.
·         Mengisi formulir pendaftaraan pembukaan rekening Simpedes TKI.
4. Tabungan Haji
Tabungan haji adalah rekening BRI yang khusus dibuat bagi Anda yang hendak menabung biaya perjalanan haji Anda. Nasabah yang membuka rekening jenis ini akan mendapat  keuntungan sebagai berikut:
·         Gratis biaya administrasi
·         Gratis asuransi jiwa dan kecelakaan
·         Hubungan online dengan SISKOHAT DEPAG
·         Mendapatkan suvenir untuk perlengkapan ibadah haji
·         Kegiatan menabung atau menyetor dapat dilakukan dari cabang BRI mana pun di Indonesia, serta melalui menu “transfer” di BRI e-channel.
Untuk membuka Tabungan Haji, syaratnya cukup mudah:
·         Mendatangi kantor cabang BRI terdekat dengan membawa fotokopi kartu identitas.
·         Mengisi formulir pendaftaran pembukaan Tabungan Haji.
·         Menyetor uang awal sebesar Rp50.000 atau AS$50.
5. BritAma Dollar
BritAma Dollar adalah jenis tabungan yang tepat bagi Anda yang ingin menabung dalam satuan dolar Amerika Serikat. Keunggulan rekening ini adalah Anda mendapatkan asuransi kecelakaan diri gratis (jika saldo minimal AS$100, total tanggungan asuransi maksimal 250% dari saldo akhir atau maksimal Rp100.000.000), suku bunga yang kompetitif, penyetoran uang dapat dilakukan dalam satuan rupiah atau dolar Amerika Serikat, dan kemudahan transaksi online.
Pemegang tabungan BritAma Dollar mendapatkan fasilitas berikut ini:
·         Automatic Fund Transfer (AFT)
·         Account Sweep
·         Automatic Grab Fund (AGF)
·         Akses BRI Card
Untuk membuka tabungan BritAma Dollar, syaratnya cukup mudah:
·         Mendatangi kantor cabang BRI terdekat dengan membawa fotokopi kartu identitas.
·         Menyetorkan setoran awal sejumlah minimal AS$50.
·         Mengisi formulir pendaftaran pembukaan BritAma Dollar.
·         Melampirkan fotokopi NPWP, izin usaha, Anggaran Dasar/Akte Pendirian, dokumen identitas pengurus, dan surat kuasa (bagi non-perorangan).
6. BriTama Junior
Merupakan produk Tabungan BRI yang ditujukan khusus kepada segmen anak dengan fasilitas dan fitur yang menarik bagi anak.
Keunggulan:
·         Transaksi real time online
·         Kemudahan bertransaksi di lebih dari 9.500 Unit Kerja BRI dan 15.000 ATM BRI seluruh Indonesia.
·         Gratis cover asuransi kecelakaan diri hingga Rp 150.000.000
·         Bunga tabungan kompetitif
·         Buku tabungan dan kartu ATM/Debit berkarakter khusus.
Fasilitas:
·         E-banking BRI (ATM, CDM, Mini ATM, SMS Banking, Internet Banking, Mobile Banking, SMS Notifikasi, dll.)
·         Asuransi kecelakaan diri
·         Setiap nasabah dengan saldo minimum Rp 500.000,- berhak atas jaminan asuransi kecelakaan diri (personal accident) dengan nilai pertanggungan sebesar 250 % dari saldo terakhir atau maksimum sebesar Rp.150.000.000,-.
·         Diikutsertakan pada program undian Untung Beliung BritAma
Fasilitas Transaksi Otomatis, meliputi:
·         Automatic Fund Transfer (AFT)
        Fasilitas untuk mentransfer dana dari Tabungan BRI BritAma ke rekening lainnya di BRI pada tanggal tertentu yang ditetapkan nasabah.
·         Account Sweep
        Fasilitas untuk mentransfer dana dari Tabungan BRI BritAma ke rekening lainnya secara otomatis, yang sebelumnya telah di set up sesuai dengan batasan saldo minimal dan maksimal yang ditetapkan nasabah
·         Automatic Grab Fund (AGF)
Fasilitas untuk menarik (mendebet) dana Tabungan BRI BritAma secara otomatis oleh satu rekening tertentu.
v  Usaha Jasa bank
PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk ternyata mengantisipasi kebutuhan masyarakat akan jasa-jasa perbankan untuk mengadakan transaksi dengan pihak lain, untuk itu PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk mengeluarkan berbagai jenis produk pelayanan yang dapat digunakan oleh masyarakat berupa:
1.      Dalam Negeri
a.       Pengiriman Uang Dalam negeri (Transfer)
b.      Inkaso
c.       Perantara perdagangan Efek/Saham/Surat-surat Berharga Pasar Uang
d.      Jaminan Bank
e.       Safe Deposit Box (SDB)
f.       Transaksi Antar Cabang (TAC)
g.       Automatic Teller Mechine (ATM)
h.      Cek Perjalanan BRI (CEPEBRI)
i.        Kliring

2.      Luar Negeri
·         Ekspor
·         Impor
·         Transfer Western Union (WU)
·         Jual Beli Valuta Asing, bank Notes, bank Draft, Travellers Cheque
·         Penagihan (Collection)
·         Jaminan bank
·         Overseas Loan

v  Usaha Pinjaman /Kredit
Usaha pinjaman/kredit kepada PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk dalam bentuk:
a.      Kredit Pengadaan Pangan / Pupuk / Cengkeh
b.      Koperasi
c.      Konstruksi
d.      Kretab / Kresun
e.      Kredit Kecil Investasi (KKI)/Kredit Modal kerja (KKMK)
f.       Pembinaan Peningkatan Pendapatan Petani / Nelayan Kecil (P4K)
g.      Kredit Modal kerja Ekspor (KMKE) / Kredit Modal Kerja Impor (KMKI)
h.      KPR (Kredit Kepemilikan Rumah)
i.        KKB (Kredit Kendaraan bermotor)


v  Jasa Bank Lainnya
Jasa yang diberikan ini adalah jasa yang tidak termasuk diatas, melainkan jasa yang diberikan secara khusus oleh PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk dalam menjawab tantangan yang semakin kompleks yaitu penerimaan setoran dan penyaluran dana, antara lain:
a.          ONH
b.         Orang Tua Asuh
c.          PT. Taspen
d.         BKKBN
e.          PT. Pos Indonesia
f.           PT. TELKOM
g.          PLN
h.         TNI Angkatan Darat/POLRI
i.           Universitas terbuka
j.      Dana Firdaus (Wakaf dan Firdaus)
k.     PBB
l.      Rekening Telepon, Telex, Faximile
m.    Iuran Biaya Hak Penggunaan Frekuensi (BHF)
n.     SIM Denda Tilang[5]

Penghargaan yang Diterima BRI

Kiprah Bank Rakyat Indonesia dalam dunia perbankan Indonesia telah menghasilkan banyak penghargaan. Berikut ini beberapa penghargaan yang telah diterima Bank Rakyat Indonesia.

·      Bisnis Indonesia Award 2009
·      Best Perfomance Bank 2009
·      Best Bank 2009 dari majalah “Investor”
·      Best Public Company 2008 dari majalah “SWA”
·      Dll








KESIMPULAN
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) saat ini tidak salah disebut sebagai bank dengan kinerja keuangan terbaik di dalam negeri. Di akhir tahun lalu perseroan mencatatkan kinerja keuangan positif dengan aset mencapai Rp551,3 triliun, pendapatan sebesar Rp44,87 triliun, dan laba bersih mencapai Rp18,7 triliun.
BRI merupakan bank dengan jaringan terbesar dan tersebar di Indonesia. Selain itu Bank BRI telah menempatkan dirinya sebagai bank lokal yang paling produktif mencetak laba di Indonesia sejak tahun 2005. UMKM yang menjadi fokus bisnis Bank BRI yang tidak pernah berubah semenjak bank tersebut berdiri, telah membuat Bank BRI berciri khas tersendiri yaitu icon bank UMKM di Indonesia.
Sebagai bank UMKM, Bank BRI telah meraih segudang pengakuan dan prestasi baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Konsekuensi keberhasilan Bank BRI sebagai bank UMKM di Indonesia adalah Bank BRI menjadi tempat acuan/ benchmark pembelajaran micro banking dan micro finance bagi bangsabangsa dan negara-negara lain. Lebih dari 6.000 peserta dari 58 negara telah berkunjung ke Bank BRI untuk pembelajaran tersebut. BRI merupakan salah satu bank terbesar milik pemerintah.

Tidak ada komentar: