BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Bank merupakan lembaga penghimpun
dana dari masyarakat dan penyalur kembali dana tersebut kepada masyarakat dalam
bentuk pinjaman serta pelaksana kegiatan jasa keuangan lainnya.
Jenis bank dibedakan menjadi dua, yaitu Bank Sentral dan Bank Umum. Bank
Sentral bertugas mengatur otoritas moneter dalam suatu negara, sementara Bank
Umum bertugas dalam penciptaan uang giral.
Di Indonesia banyak berdiri bank umum, baik itu bank
umum milik pemerintah maupun milik swasta. Salah satu dari sekian banyak bank
umum yang berdiri adalah Bank Rakyat Indonesia.
Bank Rakyat Indonesia merupakan bank umum milik
pemerintah yang didirikan sejak tahun 1895. Seiring dengan perkembangan dunia
perbankan Indonesia, Bank Rakyat Indonesia pun berkembang semakin pesat. Bank
Rakyat Indonesia pun telah tersebar diseluruh pelosok Indonesia. Selain
tersebar di seluruh pelosok Indonesia, Bank Rakyat Indonesia pun memiliki
perwakilan di luar negeri, seperti Kantor Perwakilan Hongkong.
B. Rumusan
Masalah
1. Bagaimana
sejarah berdirinya Bank Rakyat Indonesia?
2. Bagaimana
struktur organisasi Bank Rakyat Indonesia?
3. Apa
visi dan misi Bank Rakyat Indonesia?
4. Apa
yang dimaksud dengan teras Bank Rakyat Indonesia?
5. Apa
saja produk yang dimiliki oleh Bank Rakyat Indonesia?
C. Tujuan
1. Menjelaskan
sejarah berdirinya Bank Rakyat Indonesia
2. Menjelaskan
struktur organisasi Bank Rakyat Indonesia
3. Menjelaskan
visi dan misi dari Bank Rakyat Indonesia
4. Menjelaskan
apa yang dimaksud dengan teras Bank Rakyat Indonesia
5. Menjelaskan
produk yang dimiliki oleh Bank Rakyat Indonesia
6. Menjelaskan
penghargaan yang telah diterima oleh Bank Rakyat Indonesia
D. Manfaat
·
Lebih mengenal dan mengetahui tentang Bank
Rakyat Indonesia
·
Bagi para calon nasabah yang ingin
menginvestasikan uangnya di Bank BRI bisa menjadi acuan atau pedoman
·
Menambah wawasan bagi para pembaca baik di
lingkungan akademis ataupun non akademis.
\
BAB II
PEMBAHASAN
1.
Sejarah
berdirinya Bank Rakyat Indonesia
Bank Rakyat Indonesia atau biasa disingkat BRI adalah
salah satu bank milik pemerintah yang terbesar di Indonesia. Bank
Rakyat Indonesia didirikan pada 16 Desember 1895 di Purwokerto, Jawa Tengah.
Tanggal tersebut dijadikan hari jadi Bank Rakyat Indonesia. Bank Rakyat Indonesia didirikan oleh
Raden Aria Wirjaatmadja.
Semula, bank ini bernama Hulpen Spaarbank der
Inlandsche Bestuurs Ambtenaren atau Bank Bantuan dan Simpanan Milik
Kaum Priyayi yang berkebangsaan Indonesia (pribumi). Setelah masa kemerdekaan,
bank ini menjadi bank pertama milik pemerintah. Hal itu dikuatkan dengan
keluarnya Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 1946 Pasal 1 yang menerangkan
bahwa bank yang didirikan oleh Raden Aria Wirjaatmadja ini menjadi bank milik
pemerintah.
Tahun 1948, terjadi perang kemerdekaan yang
mengakibatkan kegiatan Bank Rakyat Indonesia terhenti dan mulai aktif
kembali beroperasi setelah Perjanjian Renville pada 1949. Beroperasinya kembali
bank ini diikuti dengan perubahan nama menjadi Bank Rakyat Indonesia Serikat.
Pada waktu itu, melalui Perpu Nomor 41 Tahun 1960, dibentuk Bank
Koperasi Tani dan Nelayan (BKTN) yang merupakan peleburan dari BRI,
Bank Tani Nelayan, dan Nederlandsche Maatschappij (NHM).
Kemudian, berdasarkan Penetapan Presiden (Penpres)
Nomor 9 Tahun 1965, BKTN diintegrasikan ke dalam Bank Indonesia dengan nama Bank
Indonesia Urusan Koperasi Tani dan Nelayan. Setelah berjalan
selama satu bulan, keluarlah Penpres Nomor 17 Tahun 1965 mengenai pembentukan
Bank tunggal dengan nama Bank Negara Indonesia. Dalam ketentuan baru itu, Bank
Indonesia Urusan Koperasi, Tani dan Nelayan (eks BKTN) disatukan dengan nama
Bank Negara Indonesia unit II bidang Rural.
NHM menjadi Bank Negara Indonesia
unit bidang Ekspor Impor (Exim). Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun
1967 mengenai Undang-Undang Pokok Perbankan dan Undang-undang No. 13 tahun 1968
mengenai Undang-Undang Bank Sentral, fungsi Bank Indonesia kembali menjadi Bank
Sentral dan Bank Negara Indonesia Unit II Bidang Rular dan Ekspor Impor
dipisahkan masing-masing menjadi dua bank, yaitu Bank Rakyat Indonesia dan Bank
Ekspor Impor Indonesia.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 1968,
menetapkan kembali tugas-tugas pokok Bank Rakyat Indonesia sebagai bank
umum. Sejak 1 Agustus 1992, berdasarkan Undang-Undang Perbankan Nomor 7
Tahun 1992 dan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 1992, status Bank Rakyat
Indonesia berubah menjadi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero). Meskipun
mengalami perubahan status, kepemilikan masih tetap 100 persen berada di tangan
Pemerintah.[1]
·
Bidang
Usaha
Sampai sekarang Bank Rakyat
Indonesia (Persero) yang didirikan sejak tahun 1895 tetap konsisten memfokuskan
pada pelayanan kepada masyarakat kecil, diantaranya dengan memberikan fasilitas kredit
kepada golongan pengusaha kecil. Hal ini antara lain tercermin pada perkembangan
penyaluran KUK (Kredit Usaha Kecil) pada tahun 1994 sebesar Rp. 6.419,8 milyar
yang meningkat menjadi Rp. 8.231,1 milyar pada tahun 1995 dan pada tahun 1999
sampai dengan bulan September sebesar Rp. 20.466 milyar.
Sepanjang kuartal pertama tahun ini
perseroan kembali berhasil mencatatkan laba bersih yang positif sebesar Rp5,01
triliun. Nilai tersebut tumbuh 18,76% lebih tinggi dari periode yang sama tahun
sebelumnya. Sementara kredit BRI tumbuh 27,6% (YoY)
dengantotalpenyalurankreditmencapai Rp361,26 triliun. Kredit UMKM mencatatkan
pertumbuhan tertinggi dengan22,3%, naikdibandingkuartalpertama tahun lalu
sebesar 16,12%. Dengan pertumbuhan tersebut, segmen mikro menjadi kontributor
terbesar dalam portofolio kredit sebesar 31,07%.
Sementara itu kualitas kredit
bermasalah (NPL) membaik dengan pengurangan dari 0,77% di kuartal pertama tahun
lalu menjadi 0,41% di tahun ini. Di kuartal pertama ini DPK juga mencapai
Rp403,1 triliun, tumbuh 19,61%. Kontribusi DPK tersebut datang dari nilai
tabungan mencapai Rp173 triliun, giro Rp58 triliun, dan deposito Rp173 triliun.
Kinerja penjualan dan laba bersihnya
tersebut membuat nilai laba per saham (earning per share/EPS) perseroan
tercatat Rp212,02 per lembar saham. nilai tersebut naik 6,3% di kuartal pertama
2013 dibandingkan periode sama di tahun sebelumnya. Sedangkan konsensus para
analis memperkirakan EPS BBRI hanya Rp199,53 per lembar saham.
Seiring dengan
perkembangan dunia perbankan yang semakin pesat maka sampai saat ini Bank
Rakyat Indonesia mempunyai unit kerja yang berjumlah 4.447 buah, yang terdiri dari
1 Kantor Pusat BRI, 12 Kantor Wilayah, 12 Kantor Inspeksi /SPI, 170 Kantor
Cabang (dalamnegeri), 145 Kantor Cabang Pembantu, 1 Kantor Cabang Khusus, 1 New
York Agency, 1 Caymand Island Agency, 1 Kantor Perwakilan Hongkong, 40 Kantor
Kas Bayar, 6 Kantor Mobil Bank, 193 P.POINT, 3.705 BRI UNIT dan 357 Pos Pelayanan
Desa. Pada 19 Januari 2013, BRI juga meluncurkan sistem e-Tax, yaitu layanan penerimaan
pajak daerah secara online melalui layanan cash management.[2]
·
Pemegang
Saham
Publik :
43,25%[3]
2.
Struktur
Organisasi Bank Rakyat Indonesia
Manfaat struktur organisasi adalah mempermudah proses
pencapaian tujuan dari suatu lembaga, dalam hal ini bank atau perusahaan pada
umumnya dan PT. Bank Rakrat Indonesia. Tbk pada khususnya. Dengan adanya
struktur organisasi ini dapat diketahui asal kesalahan atau penyimpangan di
dalam suatu proses kegiatan.
Selain itu juga dengan adanya struktur organisasi ini dapat
memberikan ketegasan dalam hal batas wewenang dan tanggung jawab kepada
masing-masing pejabat atau orang yang akan ditugaskan ini maka mereka akan
dapat menunaikan tugasnya dengan baik. Sesuai dengan SK No.Kep.SUU/1650/1977
tanggal 19 September 1977 mengenai pokok-pokok organisasi PT. bank Rakyat
Indonesia, Tbk maka struktur organisasi PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk saat ini
terdiri dari :
1. Tingkat kepemilikan
Pada tingkatan ini kepemilikan PT. Bank Rakyat Indonesia,
Tbk dimiliki oleh pemegang saham (RUPS).
2. Tingkat Penetapan Arah Strategi dan
Kebijakan perusahaan Pada tingkatan ini terdiri dari:
a.
Dewan Komisaris
b.
Direksi
c.
Komite Audit
d.
Dewan Pengawasan Syariah
3. Tingkat Implementasi Operasi dan
Manajemen Pada tingkatan ini terdiri
dari:
a. Dipimpin oleh Direktur Utama/CEO
(Chief Eksekutif Officer)
b. Audit Intern
c. Divisi Sekretariat Perusahaan
Dimana
CEO membawahi:
1. COO (Chief Operating Officer) atau Direktur
Bisnis Mikro dan Ritel, terdiri dari:
Divisi Mikro
a.
Desk IVP
b. Divisi Bisnis Ritel
c.
Divisi Customer Banking
d. Unit Usaha Syariah
e.
Kanwil
2.
COO atau Direktur Bisnis Menengah,
terdiri dari:
a.
Divisi Agribisnis
b. Divisi Bisnis Umum
c.
Divisi Kredit Program
d. Kantor Cabang
Khusus
e.
Kanwil
3. COO atau Direktur Pengendalian
Kredit, terdiri dari:
a.
Divisi Analisis Resiki Kredit
b. Divisi Restruk dan Penyelesaian
Kredit Bermasalah
c.
Divisi Administrasi Kredit
4. COO atau Direktur Keuangan Internasional,
terdiri dari:
a.
Divide Treasury
b.
Divisi Akuntansi Manajemen dan Keuangan
c.
Divisi Administrasi dan Operasional
d.
Unit Kerja Luar Negeri
5. COO atau direktur Operasional, terdiri dari:
1. Divisi Operasional
2. Divisi Teknologi dan Sistem Informasi
3. Divisi Manajemen dan Sumber Daya Manusia
4. Divisi Logistik
5. Divisi Pendidikan dan Pelatihan
6. COO atau Direktur
Kepatuhan, terdiri dari:
1. Divisi Kepatuhan
dan Manajemen Resiko
2. Divisi Renstra
3. Divisi Hukum
Dan adapun struktur organisasi PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk Unit
Parung saat ini
terdiri dari:
a. Kepala BRI
Unit/Pimpinan BRI Unit
Adalah petugas bank yang diberi tanggung jawab
dan wewenang untuk memimpin atau mengelola usaha
suatu BRI Unit.
b. Mantri BRI Unit
Adalah petugas BRI Unit yang diberi
tangung jawab dan wewenang dalam melaksanakan tugas-tugas lapangan atau
kunjungan untuk kegiatan penjaman, simpanan dan jasa bank lainnya.
3.
Teller
BRI Unit
Adalah
petugas BRI Unit yang berwenang mengelola kas dan berfungsi sebagai Deskman,
sebagai Kasir yang juga mempunyai wewenang fiat bayar.
4.
Deskman/Pembukuan
Adalah petugas BRI Unit yang
berwenang melakukan administrasi pembukuan dan berfungsi pula sebagai berikut:
a. Petugas yang berwenang melayani
transaksi dan aplikasi.
b.
Petugas
yang berwenang melaksanakan posting transaksi atau pembukuan
3.
Visi
dan Misi Bank Rakyat Indonesia
Visi
Visi PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) adalah bank terkemuka dan terbuka
yang selalu mengutamakan kepuasaan semua para nasabah yang ada diseluruh
Indonesia agar selalu mempercayai Bank Rakyat Indonesia sebagai Bank terbaik di
Indonesia ini.
Misi
·
Melakukan kegiatan perbankan yang terbaik
dengan mengutamakan pelayanan kepada usaha mikro, kecil dan menengah untuk
menunjang peningkatan ekonomi masyarakat.
·
Memberikan pelayanan prima kepada nasabah
melalui jaringan kerja yang tersebar luas dan didukung oleh sumber daya manusia
yang profesional dengan melaksanakan praktik good corporate governance.
·
Memberikan keuntungan dan manfaat yang optimal
kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
VISI UNIT BRI
Visi Unit BRI adalah menjadi lembaga keuangan dengan
reputasi International, tumbuh sehat melalui penyediaan jasa perbankan untuk
pengusaha mikro, kecil dan menengah.
MISI UNIT BRI
1. Memberikan layanan perbankan tanpa
subsisi kepada para nasabah dengan
menawarkan produk pinjaman, simpanan dan jasa bank dengan bunga pasar
yang telah ditentukan oleh pemerintah indonesia..
2. Memberikan layanan jasa keuangan
yang dibutuhkan oleh nasabah mikro.
3.
Pengertian
Teras Bank Rakyat Indonesia
Keberadaan pasar, khususnya pasar-pasar tradisional
merupakan salah satu indikator paling nyata dalam kegiatan ekonomi masyarakat
disuatu wiliyah diseluruh Indonesia. BRI adalah Bank yang berbasis UMKM harus
concern terhadap keberadaan pasar tradisional tersebut sebagai salah satu
target market yang sangat profesional dan efisien.
Teras adalah nama lain dari PPD (Pos Pelayanan Desa) yang
ada selama ini hanya ada sebagian kecil dipusat-pusat pasar sehingga market
yang ada dan sangat potensial belum sepenuhnya tergali semua. Sehingga
keberadaan PPD BRI saat ini yang merupakan operasional dari BRI Unit Induk.
Beranjak dari permasalahan tersebut maka untuk meningkatkan peran BRI sebagai
Bank yang yang berbasis UMKM serta untuk menggali potensi di pasar-pasar
traditional, maka BRI telah mendirikan Unit Kerja Baru yang disebut “Teras BRI”
yang ada di setiap pasar tradisional.
Penggunaan brand Teras BRI untuk Unit kerja baru ini
dilatarbelakangi dengan adanya Teras BRI sebagai kolom advetorial edukasi
perbankan di majalah Nasional Tempo dan Gatra sejak tahun 2007 hingga sekarang,
dan digunakan sebagai media untuk memberikan informasi mengenai produk-produk
maupun program pemasaran yang sedang berlangsung di Bank BRI.
Dibawah
ini beberapa pengertian dari “Teras BRI” :
a)
Teras BRI adalah sebagai pengganti
nama dari unit kerja PPD yang ada di pasar tradisional.
b)
Teras BRI beroperasi secara online
dengan menginduk pada unit BRI yang ditunjuk, dengan demikian laporan
keuangannya akan langsung mengupdate pada waktu dan hari yang sama di unit BRI
yang telah ditunjuk.
c)
Teras BRI beroperasi secara terbatas
sebagai sarana transaksi pembayaran dan penyetoran uang dan termasuk pelayanan
jasa perbankan lainnya seperti transfer, payment point (PLN, Telpon, dll).
d)
Teras BRI tidak diberikan kewenangan
untuk melakukan putusan kredit terhadap para nasabahnya.
e)
Teras BRI selain memberikan
pelayanan perbankan kepada nasabah juga berfungsi sebgai pusat informaasi dan
promosi produk serta fasilitas BRI sebagai sarana pemberitahuan kepada
masyarakat yang belum tahu tentang BRI.
Strategi BRI melalui Teras BRI
Keberhasilan BRI dalam dunia perbankan di Indonesia tak
lepas dari kerja keras komitmen para manajemen BRI untuk mengembangkan Unit
kerja BRI seperti BRI Unit dan Teras BRI, dengan menggunakan pendekatan bisnis
/ komersial dan tidak lagi bergantung kepada subsidi pemerintah atau donor.
Prinsip-prinsip utama yang selama ini dipegang erat oleh manajemen BRI Unit
untuk bersaing dalam dunia perbankan di Indonesia adalah sebagai berikut :
1)
Simplicity, sistem yang diterapkan
seperti produk, presedur, sistem akutansi serta supervisi yang di rancang
sedemikian rupa sehingga menjadi sangat sederhana, efisien dan efektif.
2)
Accesibility, BRI mudah dihubungi
serta selalu berada dekat ditengah-tengah masyarakat bawah khususnya yang
berada didaerah pedesaan / pinggiran di seluruh Indonesia.
3)
Demand’s Driven, produk
simpan-pinjam yang dirancang khusus sedemikian rupa sehingga sesuai dengan
tuntutan masyarakat yang membutuhkannya.
4)
Transparancy, guna memastikan bahwa
prinsip simplicity berjalan dengan benar dan lancar maka Teras BRI harus
dikelola secara terbuka dan transparant oleh para manajemen BRI.
5)
Costumer Recovery, semua biaya yang
terkait dengan kegiatan Teras BRI harus dapat ditutup dengan jumlah pendapatan
yang diterima Teras BRI selama kegiatan berlangsung.
6)
Sustainability, Teras BRI Unit harus
mampu menghasilkan laba yang lebih banyak sehingga mampu bertumbuh dan
berkembang demi kelangsungan usahanya Teras BRI.
7)
Continous Training, setiap pegawai
yang bekerja di dalam Teras BRI harus mendapatkan training untuk memaksimalkan
kemampuan setiap karyawannya dalam rangka memberikan yang terbaik buat nasabah
dan perusahaan atas kerja keras para karyawannya.
8)
Supervision, Teras BRI menjalankan suatu
mekanisme prosedur sistem supervisi guna memastikan bahwa setiap karyawan telah
menjalankan kegiatannya sesuai dengan pelaksanaan prinsip-prinsip perbankan
yang sehat dan adil.
Ramalan BRI terhadap Teras BRI
Teras BRI merupakan salah satu Unit Kerja baru BRI yang
dibuka pada tanggal 21 Agustus 2009 yang merupakan perpanjang tangan dari BRI
Unit. Keberadaan Teras BRI di dunia perbankan dapat meningkatkan peran BRI
sebagai BANK yang merakyat dengan masyarakat sekitar. BRI mampu meramalkan
dengan adanya Teras BRI di dunia perbankan akan terus meningkatkan BRI sebagai
Bank Umum yang terdepan. Hal ini terbukti dengan banyaknya nasabah yang mulai
melakukan transaksi di Teras BRI berupa membuka simpanan di BRI, meminjam di
BRI. Transaksi ini dilihat dari per-harinya yang mana :
Ø Transaksi
pembukaan simpanan BRI, dari awal membuka : 25 orang / hari.
Ø Transaksi
pembukaan deposito, dari awal membuka : 10 orang / hari.
Ø Transaksi
penyetoran dan penarikan tabungan dan giro, dari awal membuka : 50 orang /
hari.
Ø Transaksi
pembukaan kredit baru, dari awal membuka : 5 orang / hari.
Pemilihan Lokasi Teras BRI
1. Pasar-pasar basah yang ada di daerah
pedesaan atau pinggiran.
2. Pusat-pusat pasar traditional yaitu
pasar pakaian, pasar sembako, pasar sayuran dan buah-buahan, pasar ikan, daging
dan ayam, pasar burung dan pasar-pasar traditional lainnya yang ada diseluruh
Indonesia.
3. Pasar sentral kerajinan seni yang
ada disetiap kota.
4. Sentra-sentra bisnis, proyek dan
sejenis lainnya yang sedang dalam proses.
Infrastruktur dan prasarana
pendukung Teras BRI
a) Gedung dan Lay Out ruangan Teras BRI
yang digunakan :
·
Minimal
ukuran ruangan adalah 3m x 3m.
·
Ruangan
terbuka, bersahabat dan hommy, nyaman dan tentram serta welcome namun tetap
memperhatikan restricted area untuk petugas teller yang siap melayani para
nasabah yang ingin bertransaksi.
b) Meja dan Kursi
Meja
yang digunakan adalah meja yang berbentuk bundar atau oval, karena lebih
berkesan santai dan bersahabat, tidak formal dan lebih akrab agar para nasabah
bisa merasa nyaman dengan adanya Teras BRI.Sedangkan kursi yang digunakan harus
dipilih yang tahan lama dan tidak mudah kotor, mengingat lokasi dan segmen
bisnis ada dipasar-pasar tradisional yang selalu terlihat kotor.
c) Papan Pengumuman
Digunakan
untuk menempelkan berbagai macam berita atau infromasi dari BRI yang bisa
digunakan untuk menambah pengetahuan dan mwnjadi wawasan atas kegiatan Teras
BRI untuk para nasabah yang akan datang.
d) Brosur Produk
Brosur
diperlukan agar nasabah atau calon nasabah dapat memperoleh informasi singkat
perihal produk-produk BRI yang akan diterangkan oleh para teller yang ada di
Teras BRI.
e) Akrilik di Dinding
Digunakan
untuk menempelkan atau memajang poster-poster produk BRI dan prestasi dari
kerja keras Teras BRI selama ini, dengan demikian para nasabah atau calon
nasabah dapat lebih mengenal produk-produk BRI yang akan dipilih oleh para
calon nasabah yang baru.
f) Perlengkapan tambahan
Teras
BRI dapat memberikan perlengkapan tambahan yang berupa makanan dan minuman
sederhana seperti teh atau kopi dan makanan kecil lainnya yang dapat
dihidangkan untuk para nasabah yang sedang menunggu giliran.Dengan memberikan
teh atau kopi hangat serta makanan kecil, diharapkan suasana jadi bertambah
lebih santai dan bersahabat dapat tercapai sehingga kesan kekeluargaan menjadi
lebih terasa dalam melaksanakan kegiatan Teras BRI yang sedang berjalan.
Petugas Teras BRI
1. Mantri
a. Tugas dan Tanggung Jawab Terhadap Teras BRI
v Menganalisa
semua permintaan pinjaman dari nasabah dan mengusulkan pinjaman kepada atasan
agar yang diberikan layak dan aman bagi Bank.
v Memperkenalkan
dan memasarkan produk BRI kepada masyarakat untuk mencapai profit yang
diinginkan dan bertambah lebih maksimal.
v Melaksanakan
pemberantasan tunggakan yang telah ditetapkan oleh kantor pusat dan mengusulkan
langkah penanggulangannya untuk meningkatkan jangkauan pelayanan terhadap
masyarakat.
v Selalu
berusaha meningkatkan pengetahuan dan keterampilan individu dalam rangka
mempelancar tugas marketing yang telah ditetapkan oleh pemimpin Teras BRI
v Melaksanakan
tugas lain yang diberikan Kantor Unit dan tidak melanggar azaz pengawasan
intern.
v Mencari
nasabah penyimpan potensial untuk memperkuat funding base yang ada didalam
Teras BRI.
v Menyampaikan
laporan kepada kaunit apabila menjumpai penyimpangan dalam pelaksanaan BRI
Unitnya untuk meminimalkan kerugian akibat penyimpangan.
b. Wewenang Terhadap Teras BRI
v Memprakarsai
permintaan pinjaman yang diajukan oleh nasabah yang ingin meminjam
v Memproses
dan mengusulkan permintaan pinjaman kepada atasan.
2. Teller
a. Tugas dan Tanggung Jawab Terhadap Teras BRI
v Memberikan
pelayanan yang baik kepada nasabah demi kepentingan BRI.
v Memelihara
citra BRI Unit untuk kepentingan BRI.
v Pengurusan
kas Teras BRI untuk pengamanan asset Bank.
v Memastikan
kelancaran dan ketepatan pelayanan setoran, pembayaran dari bank ke nasabah
untuk kepentingan bisnis BRI.
v Menyetorkan
setiap kelebihan kas selama jam kerja dan menyetorkan sisa kas pada akhir hari
ke kas induk untuk keamanan kas Teras BRI.
v Memastikan
keamanan dan kecocokan uang kas yang ada didalam ruang teller untuk kelancaran
pelayanan nasabah.
v Memastikan
kelengkapan bukti kas tunai yang ada dalam pengawasan untuk menghindari
penyimpangan kas teller.
v Membuat
registrasi kas teller untuk tertib administrasi terhadap peraturan Teras BRI.
b. Wewenang Terhadap Teras BRI
v Memfiat
pembayaran tunai, menerima setoran dari para nasabah sesuai dengan kewenangan
yang ada di dalam Teras BRI.
v Memegang
kunci brankas yang telah tersedia di Teras BRI.
3. Deskman
a.
Tugas
dan Tanggung Jawab Terhadap Teras BRI
v Memberikan
pelayanan yang nyaman kepada nasabah dengan menggunakan jasa perbankan di Teras
BRI dengan sebaik-baiknya.
v Memberikan
pelayanan nasabah simpanan, meliputi : memberikan informasi produk BRI,
membantu pengisian formulir pembukuan simpanan, entry data.
v Memberikan
pelayanan nasabah pinjaman, meliputi : memberikan informasi kupedes, membantu
pengisian formulir pendaftaran kupedes, menyiapkan admisnistrasi realisasi
kupedes (kwitansi dan SPH).
v Memberikan
pelayanan nasabah simpanan, meliputi : informasi saldo, informasi pinjaman,
mencetak transaksi pending.
v Memasarkan
produk BRI kepada masyarakat luas untuk mencapai profit yang diinginkan oleh
BRI.
v Memelihara
citra dan nama Teras BRI dimata masyarakat.
v Menata
usahakan pengarsipan bukti-bukti pembukuan yang telah terjadi selama transaksi
dengan para nasabah.
v Mengisi
data agunan pada sistem yang ada di Teras BRI
v Mengagendakan
surat masuk dan surat keluar dari para nasabah ke Teras BRI untuk kepentingan
tertib adminstrasi.[4]
4.
Produk
yang ditawarkan oleh Bank Rakyat Indonesia
v Jenis-Jenis Tabungan BRI
Jika Anda berniat untuk membuka tabungan, Bank Rakyat Indonesia
bisa menjadi pilihan Anda. Bank ini memiliki ragam jenis tabungan yang bisa
dipilih sesuai kebutuhan nasabah.
1.
Tabungan BritAma
BritAma adalah jenis tabungan Bank Rakyat Indonesia yang
mempermudah nasabahnya dengan sistem Real Time Online. Anda dapat
menyetorkan tabungan Anda atau mengambil uang Anda di seluruh unit bank BRI
yang tersebar di seantero nusantara. BritAma juga dilengkapi dengan fasilitas
berupa BritAma Prime Card.
Pemegang
tabungan BritAma mendapatkan fasilitas berikut ini:
·
Automatic Fund Transfer (AFT); yaitu kemampuan
untuk mentransfer sejumlah dana dari rekening BritAma Anda ke rekening simpanan
lain di Bank Rakyat Indonesia cabang mana pun, setiap tanggal yang telah
Anda tentukan, dan sejumlah yang Anda tentukan secara rutin.
·
Account Sweep; yaitu fasilitas untuk memudahkan Anda
mentransfer uang dari rekening satu ke rekening lainnya secara otomatis (setelah
sebelumnya Anda menyetel jumlah saldo minimal atau maksimalnya). Transfer
tersebut akan otomatis dilakukan jika batas saldo maksimal atau minimal
terlampaui.
·
Automatic Grab Fund (AGF); yaitu kemudahan untuk
mendebet uang secara otomatis oleh satu rekening dari rekening lainnya, yang
sifatnya rutin atau tetap. Kemudahan ini dapat dmanfaatkan dalam membayar
angsuran pinjaman secara otomatis.
·
Asuransi kecelakaan diri; jika saldo Anda
minimal Rp500.000, Anda mendapatkan hak jaminan asuransi kecelakaan diri. Nilai
penanggungan asuransi ini adalah sebesar 250% dari saldo. Maksimal penanggungan
adalah sebesar Rp150.000.000. asuransi ini juga bisa digunakan untuk asuransi
rawat inap dan asuransi cacat tetap.
·
Akses penggunaan BRI Card dan jaringan BRI
card.
·
Undian dengan hadiah miliaran rupiah.
Untuk membuka
tabungan BritAma, syaratnya cukup mudah:
·
Mendatangi unit cabang BRI terdekat dengan
membawa fotokopi kartu identitas dan NPWP (jika ada)
·
Mengisi formulir pendaftaran pembukaan
tabungan BritAma
·
Menyetor setoran awal sebesar Rp250.000
·
Bagi non-perorangan, melampirkan Anggaran
Dasar/Akte Pendirian, NPWP, izin usaha, dokumen mengenai identitas pengurus,
dan surat kuasa
2.
Tabungan Simpedes
Simpedes adalah jenis tabungan yang cocok bagi Anda yang bertransaksi dan
menabung dalam rupiah (bukan mata uang asing). Nasabah Simpedes dapat dilayani
di berbagai jenis kantor cabang Bank Rakyat Indonesia. Tidak ada pembatasan
jumlah maupun frekuensi penyetoran dan penarikan uang.
Keunggulan dari tabungan Simpedes adalah jaringannya yang tersebar di
seluruh Indonesia dan serta terhubung online, nasabah berpeluang memenangkan
hadiah besar miliaran rupiah, nasabah mendapatkan kartu ATM BRI yang
bisa digunakan sebagai kartu debit, serta proses pembukaan rekening yang
praktis.
Pemegang
tabungan Simpedes mendapatkan fasilitas berikut ini:
·
Automatic
Fund Transfer (AFT)
·
Account
Sweep
·
Automatic
Grab Fund (AGF)
·
Akses penggunaan BRI Card dan
jaringannya
Untuk membuka
tabungan Simpedes, syaratnya cukup mudah:
·
Mengunjungi cabang BRI terdekat
dengan membawa fotokopi kartu identitas diri (untuk perorangan) atau membawa
dokumen identitas perusahaan, SIUP, dan Anggaran Dasar (untuk non-perorangan).
·
Mengisi formulir pendaftaran
pembukaan rekening Simpedes.
3.
Simpedes TKI
Sesuai namanya, jenis tabungan ini diperuntukkan bagi TKI. Tujuan
diadakannya jenis tabungan ini adalah untuk memudahkan kegiatan transaksi TKI,
termasuk kegiatan penyaluran dan penyimpanan gaji pada TKI.
Kelebihan jenis tabungan ini adalah setoran awal yang sedikit, yakni
hanya Rp50.000 dan periode dormaint yang lebih lama sehingga (limit waktu
tabungan pasif).
Untuk membuka
tabungan Simpedes TKI, syaratnya cukup mudah:
·
Mendatangi kantor cabang BRI
terdekat dengan melampirkan fotokopi kartu identitas diri serta surat
rekomendasi PPTKIS.
·
Mengisi formulir pendaftaraan
pembukaan rekening Simpedes TKI.
4.
Tabungan Haji
Tabungan haji adalah rekening BRI
yang khusus dibuat bagi Anda yang hendak menabung biaya perjalanan haji
Anda. Nasabah yang membuka rekening jenis ini akan mendapat keuntungan
sebagai berikut:
·
Gratis biaya administrasi
·
Gratis asuransi jiwa dan kecelakaan
·
Hubungan online dengan SISKOHAT
DEPAG
·
Mendapatkan suvenir untuk
perlengkapan ibadah haji
·
Kegiatan menabung atau menyetor
dapat dilakukan dari cabang BRI mana pun di Indonesia, serta melalui menu
“transfer” di BRI e-channel.
Untuk membuka
Tabungan Haji, syaratnya cukup mudah:
·
Mendatangi kantor cabang BRI
terdekat dengan membawa fotokopi kartu identitas.
·
Mengisi formulir pendaftaran
pembukaan Tabungan Haji.
·
Menyetor uang awal sebesar Rp50.000
atau AS$50.
5.
BritAma Dollar
BritAma Dollar adalah jenis tabungan yang tepat bagi Anda yang ingin
menabung dalam satuan dolar Amerika Serikat. Keunggulan rekening ini adalah
Anda mendapatkan asuransi kecelakaan diri gratis (jika saldo minimal AS$100,
total tanggungan asuransi maksimal 250% dari saldo akhir atau maksimal
Rp100.000.000), suku bunga yang kompetitif, penyetoran uang dapat dilakukan
dalam satuan rupiah atau dolar Amerika Serikat, dan kemudahan transaksi online.
Pemegang
tabungan BritAma Dollar mendapatkan fasilitas berikut ini:
·
Automatic
Fund Transfer (AFT)
·
Account
Sweep
·
Automatic
Grab Fund (AGF)
·
Akses BRI Card
Untuk membuka
tabungan BritAma Dollar, syaratnya cukup mudah:
·
Mendatangi kantor cabang BRI
terdekat dengan membawa fotokopi kartu identitas.
·
Menyetorkan setoran awal sejumlah
minimal AS$50.
·
Mengisi formulir pendaftaran
pembukaan BritAma Dollar.
·
Melampirkan fotokopi NPWP, izin
usaha, Anggaran Dasar/Akte Pendirian, dokumen identitas pengurus, dan surat
kuasa (bagi non-perorangan).
6. BriTama Junior
Merupakan produk Tabungan BRI yang
ditujukan khusus kepada segmen anak dengan fasilitas dan fitur yang menarik
bagi anak.
Keunggulan:
·
Transaksi real time online
·
Kemudahan bertransaksi di lebih dari
9.500 Unit Kerja BRI dan 15.000 ATM BRI seluruh Indonesia.
·
Gratis cover asuransi kecelakaan
diri hingga Rp 150.000.000
·
Bunga tabungan kompetitif
·
Buku tabungan dan kartu ATM/Debit
berkarakter khusus.
Fasilitas:
·
E-banking BRI (ATM, CDM, Mini ATM,
SMS Banking, Internet Banking, Mobile Banking, SMS Notifikasi, dll.)
·
Asuransi kecelakaan diri
·
Setiap nasabah dengan saldo minimum
Rp 500.000,- berhak atas jaminan asuransi kecelakaan diri (personal accident)
dengan nilai pertanggungan sebesar 250 % dari saldo terakhir atau maksimum
sebesar Rp.150.000.000,-.
·
Diikutsertakan pada program undian
Untung Beliung BritAma
Fasilitas Transaksi Otomatis,
meliputi:
·
Automatic Fund Transfer (AFT)
Fasilitas untuk mentransfer dana dari
Tabungan BRI BritAma ke rekening lainnya di BRI pada tanggal tertentu yang
ditetapkan nasabah.
·
Account Sweep
Fasilitas untuk mentransfer dana dari
Tabungan BRI BritAma ke rekening lainnya secara otomatis, yang sebelumnya telah
di set up sesuai dengan batasan saldo minimal dan maksimal yang ditetapkan
nasabah
·
Automatic Grab Fund (AGF)
Fasilitas untuk menarik (mendebet) dana
Tabungan BRI BritAma secara otomatis oleh satu rekening tertentu.
v Usaha
Jasa bank
PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk
ternyata mengantisipasi kebutuhan masyarakat akan jasa-jasa perbankan untuk
mengadakan transaksi dengan pihak lain, untuk itu PT. Bank Rakyat Indonesia,
Tbk mengeluarkan berbagai jenis produk pelayanan yang dapat digunakan oleh
masyarakat berupa:
1.
Dalam
Negeri
a.
Pengiriman
Uang Dalam negeri (Transfer)
b.
Inkaso
c.
Perantara
perdagangan Efek/Saham/Surat-surat Berharga Pasar
Uang
d.
Jaminan
Bank
e.
Safe
Deposit Box (SDB)
f.
Transaksi
Antar Cabang (TAC)
g.
Automatic
Teller Mechine (ATM)
h.
Cek
Perjalanan BRI (CEPEBRI)
i.
Kliring
2.
Luar
Negeri
·
Ekspor
·
Impor
·
Transfer
Western Union (WU)
·
Jual
Beli Valuta Asing, bank Notes, bank Draft, Travellers Cheque
·
Penagihan
(Collection)
·
Jaminan
bank
·
Overseas
Loan
v Usaha
Pinjaman /Kredit
Usaha pinjaman/kredit kepada PT.
Bank Rakyat Indonesia, Tbk dalam bentuk:
a. Kredit Pengadaan Pangan / Pupuk /
Cengkeh
b. Koperasi
c. Konstruksi
d. Kretab / Kresun
e. Kredit Kecil Investasi (KKI)/Kredit
Modal kerja (KKMK)
f. Pembinaan Peningkatan
Pendapatan Petani / Nelayan Kecil (P4K)
g. Kredit Modal
kerja Ekspor (KMKE) / Kredit Modal Kerja Impor (KMKI)
h. KPR (Kredit Kepemilikan
Rumah)
i. KKB (Kredit
Kendaraan bermotor)
v Jasa
Bank Lainnya
Jasa yang diberikan ini adalah jasa yang tidak termasuk diatas, melainkan
jasa yang diberikan secara khusus oleh PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk dalam
menjawab tantangan yang semakin kompleks yaitu penerimaan setoran dan
penyaluran dana, antara lain:
a. ONH
b. Orang Tua Asuh
c. PT. Taspen
d. BKKBN
e. PT. Pos Indonesia
f.
PT. TELKOM
g. PLN
h. TNI Angkatan Darat/POLRI
i.
Universitas terbuka
j.
Dana Firdaus (Wakaf dan Firdaus)
k. PBB
l.
Rekening Telepon, Telex, Faximile
m. Iuran Biaya Hak
Penggunaan Frekuensi (BHF)
n. SIM Denda
Tilang[5]
Penghargaan yang Diterima BRI
Kiprah Bank Rakyat Indonesia dalam
dunia perbankan Indonesia telah menghasilkan banyak penghargaan. Berikut ini
beberapa penghargaan yang telah diterima Bank Rakyat Indonesia.
· Bisnis Indonesia Award 2009
· Best Perfomance Bank 2009
· Best Bank 2009 dari majalah
“Investor”
· Best Public Company 2008 dari
majalah “SWA”
· Dll
KESIMPULAN
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) saat ini tidak
salah disebut sebagai bank dengan kinerja keuangan terbaik di dalam negeri. Di
akhir tahun lalu perseroan mencatatkan kinerja keuangan positif dengan aset
mencapai Rp551,3 triliun, pendapatan sebesar Rp44,87 triliun, dan laba bersih
mencapai Rp18,7 triliun.
BRI merupakan bank dengan jaringan terbesar dan tersebar
di Indonesia. Selain itu Bank BRI telah menempatkan dirinya sebagai bank lokal
yang paling produktif mencetak laba di Indonesia sejak tahun 2005. UMKM yang
menjadi fokus bisnis Bank BRI yang tidak pernah berubah semenjak bank tersebut
berdiri, telah membuat Bank BRI berciri khas tersendiri yaitu icon bank UMKM di
Indonesia.
Sebagai bank UMKM, Bank BRI telah meraih segudang
pengakuan dan prestasi baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Konsekuensi
keberhasilan Bank BRI sebagai bank UMKM di Indonesia adalah Bank BRI menjadi
tempat acuan/ benchmark pembelajaran micro banking dan micro finance bagi
bangsabangsa dan negara-negara lain. Lebih dari 6.000 peserta dari 58 negara
telah berkunjung ke Bank BRI untuk pembelajaran tersebut. BRI merupakan salah
satu bank terbesar milik pemerintah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar